Terkait Dana CSR PDAM, Kejaksaan Telah Memeriksa Wali Kota Tegal

Vimanews-TEGAL-Perkara kasus dugaan korupsi dana Social Responsibility (CSR) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tegal hingga kini masih berjalan. Bahkan kini masih dalam tahap pendalaman.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Tegal Wahyu Heri P didampingi Kasi Intel Ali Mukhtar, Kamis (2/12/12) di Kantor Kejaksaan Negeri Tegal.

Wahyu mengatakan pihaknya pada akhir Oktober 2021 lalu juga telah meminta keterangan Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono.

“Pak Wali yang datang kesini. Jadi pemeriksaan di ruang penyidik bukan di tempat lain. Kami juga ada dokumentasinya,” kata Wahyu kepada sejumlah awak media.
Perkara

Menurutnya, pemeriksaan Wali Kota dilakukan sekitar satu bulan setengah yang lalu. Diperkirakan akhir Oktober 2021.

“Pemeriksaan itu untuk mencari kepastian hukum. Kita menggali untuk mencari kepastian hukum,” jelasnya.

Selain Wali Kota, kata Wahyu, pihaknya juga sudah meminta keterangan dari ahli pidana. “Semua tahapan kami juga terbuka. Makanya saatnya nanti kami pun akan menjelaskan ke publik,” ungkapnya.

Saat ditanya sebelum pemeriksaan apakah sudah dapat izin? Wahyu pun mengaku bahwa pemeriksaan Kepala Daerah ini sudah sesuai SOP.

“Kita tidak bicara target, tapi kita mencari kepastian hukum. Sejauh mana, makanya perlu dilakukan pendalaman,” terangnya.

Sebab, sambung Wahyu dalam perkara ini,  tidak bisa hanya menebak, menerka. Harus ada alat bukti. Jangan sampai kami salah ngomong karena nanti  justru bisa “terhantam”. Perlu kehati-hatian.

Terpisah Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono juga mengakuinya bahwa dia telah dimintai keterangan. Namun demikian, Dedy mengaku bahwa pemeriksaan dirinya karena atas permintaanya.

“Jadi saya yang meminta untuk dimintai keterangan. Ini saya lakukan agar perkaranya bisa jelas atau ada kepastian hukum dan agar tidak menggantung,” ungkapnya.

Dedy juga mengatakan saat itu, dirinya dimintai keterangan di ruang penyidik Pidsus selama 2 jam.

“Jadi memang bukan rekayasa. Karena di situ juga ada CCTV,” jelas Dedy Yon.

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

error: Content is protected !!