Tercatat 1.495 Pelanggar Protokol Kesehatan Di Kota Tegal

Vimanews-TEGAL-TERCATAT sebanyak 1.495 pelanggar protokol kesehatan (Prokes) yang terjaring dalam Operasi Yustisi yang digelar Pemerintah Kota Tegal bersama TNI dan Polri sejak 14 September 2020 lalu.

Hal tersebut dilaporkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam Rapat Evaluasi Pelaksanaan Protokol Kesehatan yang dipimpin Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi,Rabu (30/9/2020) di Gedung Satpol PP Kota Tegal.

Hadir dalam rapat tersebut Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari Wibowo, Dandim 0712 Tegal Sutan Padapotan Siregar serta Pasintel Lanal Tegal Kapten Laut (KH) Mulyadi.

Hartoto menyampaikan, terhitung dari mulai diberlakukannya Perwal No. 29 Tahun 2020 Tentang Pencegahan Penularan Covid-19 di Kota Tegal hingga akhir 30 September 2020, pihaknya bersama TNI/POLRI telah menjaring sebanyak 1.495 pelanggar Protokol Kesehatan.

“Jumlah pelanggar tersebut didapat dari 40 kali operasi yustisi yang telah dilakukan Tim Gabungan,” ungkap Hartoto.

Terkait sanksi yang sudah diberikan Hartoto menerangkan telah melakukan hukuman fisik berupa push up sebanyak 365 pelanggar.

Sanksi pengucapan pancasila sebanyak 101 pelanggar, sanksi menyanyikan lagu sebanyak 20 pelanggar serta sanksi pembersihan fasilitas publik sebanyak 108 pelanggar, serta sanksi denda administrasi Rp 100 ribu sebanyak 29 pelanggar.

“Kedepan kami rencana akan ada kegiatan operasi pendisiplinan bersama Pemerintah Provinsi pada tanggal 02,10 18, 26 Oktober dan 06 Nopember 2020,” terang Hartoto.

Sementara Wakil Wali Kota Tegal Jumadi mengatakan selain mengevaluasi kegiatan yang sudah dilaksanakan, rapat yang kali ini juga sebagai upaya lebih mensinergikan, menyamakan persepsi serta kekompakkan tindakan tiga pilar (Pemkot Tegal, TNI dan POLRI) dalam komitmen bersama pencegahan Penularan Covid-19 di Kota Tegal.

Salah satu langkah berikutnya yang akan diambil tim gabungan yakni membuat dapur umum di setiap kecamatan sebagai sentral penyediaan logistik bagi masyarakat yang melakukan Isolasi mandiri.

“Saya berharap adanya dapur umum tersebut dapat membantu warga yang melakukan isolasi mandiri beserta keluarganya,” pungkasnya.

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

error: Content is protected !!