Sekda Kota Tegal Diperiksa Penyidik Kejaksaan Agung Selama Empat Jam

Vimanews-TEGAL-Sekertaris Daerah Kota Tegal Johardi diperiksa  penyidik Kejaksaan Agung selama empat jam di Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Selasa (6/4/21) sekira pukul 13.00 Р17.00 WIB

Johardi diperiksa secara tertutup sebagai saksi atas dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tegal, Jasri Umar.

Dugaan pelanggaran kode etik tersebut merupakan laporan dari Ketua Umum Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK RI), Basri Budi Utomo.

Ditemui usai pemeriksaan, Johardi mengatakan memenuhi undangan Kejaksaan Agung yang bertempat di Kejaksaan Tinggi Jateng terkait permasalahan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tegal sebagaimana yang disebutkan dalam surat undangan.

“Ada sekitar 18 pertanyaan yang diberikan oleh Jaksa Mustaming, penyidik Kejaksaan Agung. Perihal proyek RSUD Kardinah dan juga pribadi dari pak Kajari,”jelas Johardi kepada sejumlah Wartawan.

Menurutnya penggilan tersebut merupakan klarifikasi sejauh apa proyek Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) serta bagaimana mekanisme pelaksanaanya.

“Sebagai sekda, saya akan menjawab apa yang saya tau, yang tidak taupun saya katakan tidak tau. Karena ini adalah azaz keadilan dan saya tidak bisa memberikan jawaban yang tidak tau menjadi tau,”tegasnya.

Dari pantauan yang dilakukan vimanews di Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, selain Sekda Johardi, ,pejabat Pemkot Tegal lainnya yang juga turut diperiksa yakni Plt Direktur RSUD Kardinah dokter Heri Susanto.

Rencananya, pemeriksaan juga akan kembali dilakukan pada Rabu besok dengan terperiksa salah seorang ASN Pemkot Tegal serta rekanan yang mengerjakan proyek BLUD RSUD Kardinah.

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

error: Content is protected !!