Satgas Waspada Investasi Blokir 3.193 Pinjol Ilegal

Vimanews-TEGAL-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Satgas Waspada Investasi  mengambil langkah cepat dan tegas bersama dengan Kepolisian Republik Indonesia dan Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam menindak pinjol ilegal/rentenir online yang berpotensi melanggar hukum.

Tindakan tegas dilakukan dengan melakukan cyber patrol dan sejak 2018 telah memblokir/menutup 3.193 aplikasi/website pinjaman online (pinjol) ilegal.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan Tegal Ludy Arlianto meminta masyarakat waspada pinjaman online melalui SMS/WhatsApp karena penawaran tersebut merupakan pinjol ilegal.

“OJK menghimbau masyarakat hanya menggunakan pinjaman online resmi terdaftar/berizin OJK serta selalu untuk cek legalitas pinjol ke Kontak 157/ WhatsApp 081157157157,” kata Ludy melalui release yang diterima vimanews.com, Selasa (29/6/21).

OJK, sambungnya, akan menindak tegas perusahaan pinjaman online legal yang melakukan tindakan penagihan (debt collector) secara tidak beretika.

Menurut Ludy, ciri-ciri pinjaman online ilegal atau renternir ilegal diantaranya, tidak terdaftar atau berizin dari OJK, penawaran menggunakan SMS atau WhatsApp, bunga dan denda tinggi berkisar 1 hingga 4 persen per hari.

“Belum lagi ada biaya tambahan dan lainnya tinggi bisa mencapai 40 persen dari jumlah pinjaman. Jangka waktu pelunasan singkat tidak sesuai kesepakatan,” terang Ludy.

Lebih lanjut Ludy menjelaskan Pinjol ilegal cenderung meminta akses data pribadi seperti kontak, foto, video, lokasi, dan sejumlah data pribadi lainnya yang digunakan untuk meneror pinjaman yang gagal bayar.

“Penagihannya pun tidak beretika seperti teror, intimidasi, dan pelecehan. Serta tidak memiliki layanan pengaduan dan identitas kantor yang jelas,” jelas Ludy.

Ludy pun memberikan tips untuk menghindari pinjaman online ilegal diantaranya, tidak mengklik kontak atau tautan yang ada pada SMS atau WhatsApp penawaran pinjol ilegal.

“Jangan tergoda penawaran pinjol ilegal melalui SMS atau WhatsApp yang menawarkan pinjaman cepat tanpa agunan.Jika menerima SMS atau WhatsApp penawaran pinjol ilegal segera langsung hapus dan blokir nomor tersebut,” tandasnya.

Jika membutuhkan dana untuk meminjam, imbuh Ludy, maka cek legalitas perusahaan pemberi pinjaman sebelum mengajukan pinjaman. Pinjamlah sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan untuk membayar pinjaman.

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

error: Content is protected !!