PPKM Level 3, OW PAI Tegal Hanya Buka Bagi Peserta Vaksin

Vimanews-TEGAL-Saat ini Pemerintah Kota Tegal menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3. Meski telah turun dari level 4, tetapi tempat wisata masih belum boleh beroperasi. 

Kabid Pariwisata Dinporapar, Maman Suherman mengatakan pemerintah kota awalnya memang merencanakan objek wisata buka pada September 2021. Setelah statusnya turun menjadi PPKM Level 3. 

Tapi ternyata aturan di Imendagri berubah, objek wisata hanya diperbolehkan buka di daerah yang berstatus PPKM Level 2.

“Kalau Imendagri dan instruksi gubernur yang lama, daerah level 3 itu boleh buka.Ternyata di dalam Imendagri dan instruksi gubernur yang baru daerah level 3 masih harus tutup,” ujar Maman. 

Namun kata Maman, pemerintah provinsi ada Juklis yang memperbolehkan Kota Tegal untuk menyelenggarakan vaksinasi Covid-19 di PAI Tegal. 

Masyarakat yang ingin vaksin boleh datang tanpa harus membayar tiket masuk. Untuk membedakan peserta vaksin dan mereka yang mau berwisata, terlihat dari membawa KTP dan KK atau tidak.

“Kalau bawa KK dan KTP berarti peserta vaksin, kalau tidak kita minta mereka pulang,” tandasnya.

Maman berharap, Kota Tegal segera berstatus PPKM Level 2.
Sehingga sektor pariwisata dapat beroperasi secara normal. 

“Yang jelas kalau sudah level 2 itu pasti buka, karena zonanya sudah hijau. Karena itu, pemerintah sampai saat ini terus mengontrol kerumunan dan mobilitas penduduk. Supaya levelnya segera turun,” jelasnya. 

Sementara itu Perwakilan pedagang di Pantai Alam Indah (PAI) Tegal, Hadi Santoso menyampaikan kekecewaan pedagang dengan batalnya pembukaan objek wisata.

“Kemarin wacananya akan dibuka. Tapi tiba-tiba malamnya rencana itu berubah dan objek wisata batal dibuka,” kata Hadi. 

Kekecewaan tersebut ungkap Hadi, dikarenakan para pedagang sudah mencari pinjaman modal untuk belanja. 

“Kita tidak punya modal, karena dua bulan ditutup PPKM. Jadi modalnya, jujur kami pinjam sana sini,”ujarnya.

Hadi mengatakan, para pedagang kaget dengan batalnya pembukaan objek wisata. 

Padahal tadinya wali kota dan dinas terkait sudah mengatakan bahwa objek wisata akan beroperasi kembali di awal September 2021, Tapi ternyata pemerintah pusatnya berbeda lagi.

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

error: Content is protected !!