Polisi di Brebes Sukses Beternak Murai Batu, Omset Hingga Puluhan Juta

Vimanews-BREBES – Seorang polisi di Kabupaten Brebes sukses membudidayakan burung jenis Murai Batu. Bahkan berkat ketekunannya dalam beternak burung ekor panjang itu, ia berhasil meraup untung hingga puluhan juta rupiah.

Ditemui di kediamannya di Jalan Hos Cokroaminoto, Kelurahan Brebes, Sabtu (20/3/21) kemarin, Aiptu Widodo yang merupakan Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Bulakamba, Polres Brebes, mengaku usaha peternakan Murai Batu sudah dijalani sejak tahun 2016 silam.

Usaha peternakan Murai Batu tersebut, kata Widodo, berawal dari hobi yang ia gemari. Bahkan hobi mengkoleksi burung maupun unggas sudah dia gemari sejak masih usia remaja.

Beberapa burung piaraannya bahkan sukses menyabet sejumlah juara di beberapa perlombaan di tingkat daerah. Setidaknya ada sekitar 25 piala yang ia dipajang di rumahnya.

Dan untuk menambah penghasilan, Widodo lalu menambah koleksi burung Murai Batu untuk dijadikan indukan.

Kini pemilik MBM Farm sudah memiliki sembilan pasang indukan Murai Batu.

“Untuk penjualan hasil ternak masih dikalangan komunitas saja. Tiap ekor Murai Batu jenis kelamin jantan usia 1 bulan dijual dengan harga Rp 2 juta hingga Rp 2,5 juta. Sedang untuk betina dengan usia yang sama dijual seharga Rp 1 juta,” jelas Widodo.

Dari sembilan pasang indukan, sambung Widodod, tiap bulan ia bisa menghasilkan 10 hingga 15 ekor anakan yang siap jual.

Untuk kualitas sendiri, imbuhnya, tidak diragukan lagi. Karena indukan yang ia tangkar merupakan indukan berkualitas yang sudah pernah meraih berbagai juara.

Dan untuk kualitas suara, Widodo juga telah menyiapkan sejumlah burung lainnya sebagai Masteran. Diantaranya burung Cililin, Cucak Jenggot, Kenari, Loveberd dan jenis lainnya.

“Semakin banyak Masteran, maka varian suara akan semakin banyak dan bagus,”ujar bapak tiga anak ini.

Suami dari Nisa ini mengaku pernah menjual Murai Batu koleksinya seharga Rp 15 juta. Selain istimewa, burung tersebut beberapa kali menjadi juara pertama di sebuah perlombaan.

Menurut Widodo, usaha budidaya Murai Batu memang tergolong menjanjikan. Untuk itu, agar ternaknya terus berkembang. Kini Widodo telah mempekerjakan tenaga khusus untuk merawat indukan.

Sedang untuk perawatan anakan, dia juga menyiapkan orang yang dibayar dengan sistem borong.

“Untuk merawat satu ekor anakan sampai usia 1 bulan, saya harus membayar orang tersebut sebesar Rp 300 ribu,”terang Widodo.

Dengan demikian, dirinya masih bisa menjalankan tugasnya sebagai penyidik di Polsek Bulakamba tanpa terganggu oleh kegiatan beternak Burung Murai tersebut. (Harviyanto)

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

error: Content is protected !!