Optimalkan Capaian JKS-KIS, Disnakerin Dan BPJS Kesehatan Lakukan Penandatanganan Perjanjian kerjasama

Vimanews-TEGAL- Untuk mengoptimalkan perluasan cakupan kepersertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)-Kartu Indonesia Sehat (KIS) Kota Tegal, dilakukan penandataganan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Tegal dengan BPJS Kesehatan Tegal, Kamis (6/1/22) di Hotel Premier Kota Tegal.

Ruang lingkup perjanjian tersebut meliputi perluasan kepesertaan Program JKN; peningkatan kepatuhan dalam Program JKN; dan Kerjasama lain yang disepakati Disnakerin dan BPJS Kesehatan.

Bentuk kerjasama yang tercantum di dalam perjanjian antara lain peningkatan kesadaran dan kepatuhan pemberi kerja untuk memenuhi kewajiban melalui  sosialisasi program JKN kepada pemberi kerja. Serikat pekerja atau serikat buruh dan organisasi pengusaha.

Termasuk kelompok pekerja mandiri atau pekerja bukan penerima upah dan pembinaan kepada pemberi kerja dalam rangka penegakan hukum program JKN; serta  kerjasama pertukaran data/informasi dan monitoring evaluasi kerja sama minimal setiap 6 bulan sekali.

Kepala BPJS Kesehatan Kota Tegal, Yusef Eka Darmawan berharap, dengan ditandatanganinya PKS ini, cakupan UHC Kota Tegal yang saat ini telah mencapai 86% dapat meningkat terutama dengan sasaran para pemberi kerja atau pengusaha untuk mengikutsertakan seluruh pekerja atau buruh dalam program JKN.

“Sehingga dapat  mendukung tercapainya target UHC 98% untuk wilayah  Kota Tegal,” kata Eka Darmawan.

Kepala Disnakerin Kota Tegal, R Heru Setyawan menyampaikan dinas akan melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada mitra kerjanya, yaitu perusahaan agar patuh mengikutsertakan para pekerjanya sebagai peserta JKN.

“Selain itu juga akan berusaha mendorong para pelaku IKM dan serikat pekerja atau serikat buruh untuk secara sadar dan patuh segera mendaftarkan diri menjadi peserta JKN,” ujar Heru.

Menurutnya, cakupan kesehatan semesta akan menjamin seluruh masyarakat mempunyai akses untuk kebutuhan pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif yang berkualitas dan efektif.

Jika target UHC tercapai, imbuhnya, maka Kota Tegal akan sejajar dengan Kota Magelang dan Kota Semarang dengan capaian UHC di atas 95%.

“Penandatanganan PKS jangan hanya menjadi agenda seremonial belaka, tetapi harus mampu meningkatkan sinergi tim kerja Disnakerin dan BPJS Kesehatan,” harap Heru di akhir sambutan sebelum PKS ditandatangani.

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

error: Content is protected !!