OJK Tegal Gelar Vaksinasi Massal Bagi Pelaku Jasa Keuangan

Vimanews-TEGAL- Otoritas Jasa Keuangan Tegal bersama Pemerintah Daerah dan FORKINKA menggelar vaksinasi massal bagi pegawai di Industri Jasa Keuangan, keluarga dan nasabah yang ada di Wilayah Eks Karesidenan Pekalongan dengan target vaksinasi bagi 5.970 orang.

“Kegiatan ini pertama kali akan kita lakukan di Kota Tegal dari tanggal 21-24 Juli 2021 yang diperuntukkan bagi 1.770 orang yang berdomisili di kota Tegal,”ujar Kepala OJK Tegal Ludy Arlianto, Kamis (22/7/21).

Ludy menjelaskan sesuai dengan ketersediaan vaksin, Vaksinasi akan dilanjutkan di Kota Pekalongan, Kabupaten Tegal, Kabupaten Pekalongan, Batang, Pemalang
dan Brebes.

Kegiatan ini, kata Ludy merupakan tindak lanjut atas launching program Vaksinasi secara nasional di Jakarta pada pada 16 Juni 2021 yang dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Menteri Keuangan, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Gubernur Bank Indonesia dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

“Kami menyambut gembira dan mendukung rencana Pemkot Tegal untuk membuat beberapa tempat layanan vaksinasi Covid bagi masyarakat,” tandas Ludy.

Lebih lanjut Ludy menyampaikan selain mewajibkan penerapan protokol kesehatan 5 M dilingkungan industri jasa keuangan, program vaksinasi ini merupakan langkah nyata industri jasa keuangan untuk mendukung program percepatan vaksinasi yang sudah dilakukan oleh Pemkot Tegal tersebut.

Kecepatan dan keberhasilan dari vaksinasi Covid-19 akan mempercepat terbentuk herd
immunity. Dimana hal ini sangat menentukan upaya pemulihan ekonomi Kota Tegal dan
ekonomi nasional secara umum.

“Industri jasa keuangan tentunya akan kami dorong untuk dapat mengoptimalkan perannya dalam membantu nasabah yang terdampak Covid-19 untuk dapat bangkit kembali dan menggerakan ekonomi daerah,” ujar Ludy.

Sementara itu, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menyampaikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal saat ini tengah melakukan upaya percepatan vaksinasi, pihaknya akan membuka gerai-gerai vaksinasi agar bisa lebih banyak menyerap masyarakat untuk divaksin.

Saat ini penduduk Kota Tegal ± 287.000 jiwa dan yang masuk dalam daftar penerima vaksin yang berumur 12 tahun sampai 102 tahun di Kota Tegal berjumlah 221.000 jiwa.

“Alhamdulillah pada hari ini dan sasaran yang sudah divaksin di Kota Tegal sudah ada 80.000 jiwa dan kita masih punya 130.000 jiwa yang belum divaksin. Dalam jangka waktu sampai akhir Oktober 2021 kita mentargetkan 98 persen. Kecuali bagi mereka yang tidak bisa atau layak divaksin secara permanen,” kata Wali Kota Tegal.

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

error: Content is protected !!