Kadis Nakerin Ajak LKS Tripartit Kota Tegal Optimalkan Peran Dan Fungsinya

Vimanews-TEGAL-Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Tegal menggelar Sidang Pleno LKS Tripartit, Kamis (2/12/12) di Kafe KJA Komplek Nirmala Square.

Sidang Pleno Tripartit yang dihadiri Anggota LKS Tripartit yang terdiri dari unsur Pemerintah, organisasi pengusaha, dan serikat pekerja/serikat buruh dipimpin langsung  Kepala Disnakerin Kota Tegal R. Heru Setyawan.

Dalam sidang Tripartit tersebut Heru mengajak semua anggota LKS Tripartit Kota Tegal harus dapat lebih meningkatkan peran dan fungsinya di masa mendatang.

“Mari kita berdayakan peran dan fungsi LKS Tripartit sebagai forum komunikasi, konsultasi dan musyawarah untuk membahas masalah-masalah ketenagakerjaan di Kota Tegal,” kata Heru.

Menurutnya, hubungan industrial yang harmonis, dinamis, berkeadilan perlu ditopang oleh keberadaan asosiasi pengusaha dan serikat pekerja atau buruh yang kuat, bukan untuk saling berlawanan.

“Tetapi membangun sinergi dan kehadiran unsur pemerintah sebagai katalisator untuk menyelaraskan kepentingan masing-masing pihak,” ujarnya.

Menanggapi perlunya reorganisasi personalia LKS Tripartit yang berakhir masa baktinya akhir 2021, Wakil Ketua KADIN Kota Tegal, Djoko Triatmojo menyarankan Disnakerin memfasilitasi penggantian personil dari unsur terkait, dan berharap personil yang ada tetap dilibatkan serta harus ditingkatkan komitmen dan kinerjanya.

Sedangkan perwakilan dari IWAPI Kota Tegal Chandra Hardewiyanti sepakat dengan berbagai agenda yang akan dijalankan di tahun 2022 mendatang.

“Pemantauan ke perusahaan terkait pembayaran THR dan pemenuhan fasilitas kesejahteraan pekerja perlu lebih diintensifkan,” ujarnya.

Karena May Day 2022 jatuh H-1 Hari Raya Idul Fitri,  sambungnya, maka perlu digeser waktunya.

Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Perlindungan Tenaga Kerja, Sulistyo Adhi Susanto, yang menjabat Sekretaris LKS Tripartit memaparkan agenda yang sudah dilaksanakan LKS Tripartit Kota Tegal pada tahun 2021.

Sulistyo menyampaikan ada tiga personil yang berhalangan tetap dan perlu diganti untuk kepengurusan tiga tahun ke depan. “Tiga personel yang harus diganti, dua orang dari unsur pekerja karena meninggal dunia, dan 1 orang dari unsur pemerintah karena memasuki purna tugas,” jelasnya.

Menanggapi laporan Kasi Pembinaan Hubungan Industrial Siti Chomsyah dari hasil verifikasi lapangan terhadap keberadaan Serikat Pekerja atau Serikat Buruh, Heru meminta Disnakerin proaktif dan bekerja keras untuk memberdayakan unsur pekerja dari perusahaan-perusahaan yang pekerjanya  belum membentuk wadah berserikat.

“Serikat Pekerja atau Serikat Buruh yang berada di dalam maupun di luar perusahaan harus berkiprah secara positip untuk mewujudkan hubungan yang harmonis dengan pengusaha, dalam dinamika yang berdimensi keadilan,” tegas Heru.

Termasuk duduk bersama ketika ada masalah, untuk mencari solusi bijak dan dalam suasana kekeluargaan.

“Diharapkan LKS Tripartit dapat lebih berkinerja optimal untuk mempertahankan kondusifitas iklim ketenagakerjaan di Kota Tegal,” pungkas Heru.

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

error: Content is protected !!