Dirut PDAM Tirta Baribis Klaim Pasokan Air Mulai Lancar, Pasca Kerusakan Pipa PDAB

Vimanews-BREBES – Beberapa hari lalu warga di sekitar Brebes mengeluhkan mandeknya suplai air bersih dari PDAM. Akibatnya tidak sedikit warga yang terpaksa harus membeli air bersih ke pedagang keliling untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Terhentinya pasokan air bersih diamini oleh Direktur Utama Perumda PDAM Tirta Baribis Brebes Agus Isyono. Ditemui di ruang kerjanya, Senin (20/9/21) dia mengaku telah terjadi kerusakan terhadap jaringan air bersih milik PDAB.

“Ada dua titik kerusakan pipa PDAB di wilayah Kabupaten Tegal yang menyebabkan suplai air bersih ke konsumen terganggu. Termasuk pelanggan di Kabupaten Brebes,” ujar Agus Isyono.

Menurutnya, titik kerusakan itu berada di Desa Danawarih, Kecamatan Balapulang. Dimana pipa DN600 pecah pada Tanggal 14 September 2021. Setelah dilakukan perbaikan kemudian disusul kerusakan pipa yang sama di titik lain tepatnya di Desa Yamansari, Kecamatan Labaksiu yang terjadi pada Tanggal 17 September 2021.

Meski kerusakan telah diperbaiki, namun suplai air ke pelanggan tidak serta merta langsung lancar. Pasalnya, pasca kerusakan harus ada proses lain yang membutuhkan waktu sekitar tiga hari.

Namun berdasarkan “SMS Gateway” dan pantauan petugas di lapangan hampir sebagian besar pelanggan di wilayah Brebes kota sudah bisa kembali mendapatkan suplai air bersih. “Mungkin hanya sebagian kecil saja yang belum lancar, itupun di wilayah-wilayah ujung,”tandas Agus Isyono.

Agus menambahkan, untuk meningkatkan pelayanan bagi pelanggan, mulai tahun depan (2022) PDAM Tirta Baribis akan mendapatkan pasokan air yang bersumber dari SPAM Kali Giri dengan debit 180 liter/detik. Pemanfaatan sumber air tersebut bahkan sudah dikordinasikan dengan Gubernur Jawa Tengah melalui management PDAB.

Selama ini, lanjut dia, Brebes hanya mendapatkan pasokan air yang bersumber dari SPAM Banyumudal. Sehingga disaat terjadi kerusakan, maka suplai air ke pelanggan terhenti. “Nanti kalau sudah mendapat pasokan dari dua sumber air tersebut, maka suplai air ke pelanggan tidak lagi terganggu, meski sedang terjadi kerusakan pada jaringan pipa air,”terang Agus.

Tidak berhenti disitu, kata Agus, ke depan Brebes juga akan mendapatkan pasokan air yang bersumber dari SPAM Kuningan, Jawa Barat. Saat ini bendungan tersebut telah diresmikan oleh Presiden RI. Diharapkan pada tahun 2024 mendatang pembangunan jaringan pipa air Kuningan-Brebes sepanjang 30 kilometer sudah bisa dilaksanakan.

Dengan kapasitas 200 liter/detik diharapkan SPAM Kuningan bisa memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang ada di wilayah Brebes barat yang meliputi Kecamatan Banjarharjo, Losari, Tanjung, Bulakamba, Kersana, Ketanggungan. (Harviyanto)

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

error: Content is protected !!