Dewi Aryani: Perlu Ada Sinkronisasi dan Pemutakhiran DTKS di Brebes

Vimanews-BREBES – Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dr Dewi Aryani MSi menyampaikan kesiapannya untuk mengawal sekaligus membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes melakukan sinkronisasi pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Hal tersebut disampaikannya saat digelarnya pertemuan terkait sinkronisasi tindak lanjut SK Mensos No 92/HUK/2021 tentang Penetapan PBI-JK tahun 2021 di Pendopo Bupati Kabupaten Brebes, Senin (11/10/21).

Wanita berhijab yang akrab disapa DeAr ini mengemukakan, kondisi Kabupaten Brebes saat ini untuk mencapai UHC 98% diperlukan 320.958 jiwa peserta baru dari kondisi Oktober 2021.

“Saat ini Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) aktif di Kabupaten Brebes sekitar 1.186.042 jiwa dan non aktif 214. 019. Namun sekitar 156.295 penduduk juga masih perlu di verifikasi ulang karena belum masuk DTKS,”papar DeAr.

Politisi asal Dapil Jateng IX ini menuturkan, alur simplikasi proses reaktivasi diantaranya adalah peserta non aktif terdampak SK Kemensos 92, peserta supaya memastikan NIK valid padan dengan Capil, dan Dinas Sosial mengeluarkan rekomendasi untuk aktivasi dan peserta mengisi form isian online dibantu petugas Dinsos. Selanjutnya, dilakukan pengusulan ulang ke pusat untuk aktivasinya.

DeAr juga mengingatkan kembali jika poin-poin di atas dapat dipenuhi, maka untuk mencapai Universal Health Coverage (UHC) masih diperlukan masyarakat miskin baru yang terdampak Covid-19 yang belum memiliki JKN minimal 108.607 jiwa.

“Namun jika tidak dapat dipenuhi atau diselesaikan maka diperlukan 320.958 jiwa baru dalam waktu hanya dua bulan maksimal sejak ditetapkannya SK Mensos atau
hingga akhir November ke depan PBI JK tambahan,”ucapnya.

DeAr menerangkan, kunci sukses UHC data harus valid dan padan dengan Dukcapil. Sekaligus ini untuk menghapus data yang tidak tepat sasaran sehingga benar-benar hanya warga miskin yang memperoleh JKN KIS PBI. Jangan sampai ada lagi warga miskin tidak terdata karena berbagai alasan teknis.

“Saya berharap khususnya Kabupaten Brebes agar segera melakukan sinkronisasi dan pemutakhiran data dan melibatkan semua kades untuk mengawal dan mengawasi pelaksanaan sinkronisasi bersama dengan seluruh camat dan dinas-dinas terkait diantaranya dinas sosial, dinas kesehatan dan dinas Dukcapil,”pinta DeAr.

Jangan sampai, lanjutnya, warga miskin tidak terbantu karena banyak di antara mereka sulit masuk DTKS karena kendala teknis Dukcapil.

“Seluruh jajaran harus membantu menuntaskan ini semua sekaligus untuk menanggulangi kemiskinan ekstrim yang akhir-akhir ini sering di sebut di Kabupaten Brebes, mengingat DTKS menjadi dasar pemerintah dalam memberikan berbagai bantuan sosial,”pungkas DeAr.

Hadir dalam acara tersebut diantaranya adalah Sekda Brebes Ir Djoko Gunawan MT, Plt Kepala Dinas Kesehatan, dr Sri Gunadi, Kepala Dinas Sosial, Mafrukhi dan pejabat terkait serta pihak BPJS Kesehatan. Turut ikut pula dalam kegiatan tersebut yakni jajaran Camat di lingkungan Pemkab Brebes. (Harviyanto)

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

error: Content is protected !!