Setiap Bulan Rata Rata 2000 Pengendara Di Kota Tegal Kena Tilang

Vimanews-TEGAL-Sejauh ini, sebagian besar masyarakat Kota Tegal masih belum mentaati rambu rambu lalu lintas dan marka jalan.

Hal ini terbukti dari catatan kepolisian, jika jumlah pengguna jalan yang ditilang tertinggi karena melanggar rambu lalu lintas dan melanggar marka.

Kasatlantas Polres Tegal Kota AKP Bakti Kausar Ali menjelaskan setiap bulan sedikitnya ada 2.000 lebih pengguna jalan yang harus ditilang karena melanggar tata tertib berlalu lintas. 

“Berdasarkan catatan terbaru, sejak 1-20 Februari 2020, sedikitnya terdapat 2408 pengguna jalan yang ditilang oleh petugas,” kata AKP Bakti Kausar Ali, Kamis (20/2/2020).

Jumlah tersebut, di dominasi kendaraan roda dua sebanyak 2296 dengan jenis pelanggaran terbanyak melanggar rambu lalu lintas sebanyak 930 penggendara.

Disusul pelanggaran marka 695, tidak menggunakan helm 414 dan tidak dilengkapi surat surat 369 kendaraan.

“Dari data tersebut, kebanyakan dari mereka merupakan karyawan swasta dan pelajar atau mahasiswa,” jelasnya.

Kasat Lantas mengimbau, kepada pengguna jalan untuk mematuhi peraturan dalam berlalu lintas dan jaga etika selama berada di jalan raya.

“Razia yang kami gelar untuk menekan angka pelanggaran yang bisa berujung pada laka lantas. Sebab, pelanggaran merupakan awal terjadinya kecelakaan,” ujarnya.

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply