PKL Jalan Ahmad Yani Kota Tegal Sepakat Direlokasi Sementara

Vimanews-TEGAL-Pedagang Kaki Lima (PKL) Jalan Ahmad Yani Kota Tegal akhirnya sepakat dipindah  ke dua tempat yang disediakan Pemkot Tegal yakni di Jalan HOS Cokroaminoto  dan Jalan Setia Budi Kota Tegal pada Minggu Malam 26 September 2021 mendatang.

Kesepakatan tersebut diambil dalam Sosialisasi yang dilaksanakan oleh Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kota Tegal bersama OPD terkait dengan Paguyuban Paleksa Jaya, Selasa (21/9/21) siang di Ruang Rapat Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kota Tegal.

Plt Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kota Tegal Hervyanto Gunarso menyebut relokasi PKL disepakati di dua jalan di Kota Tegal yang dekat dengan Jl. Ahmad Yani yang akan dilaksanakan pengerjaan penataan, yakni Jl. HOS Cokroaminoto dan Jl. Dr. Setia Budi Kota Tegal.

“Sebanyak 48 PKL akan direlokasi sementara dengan disediakan tempat di sisi jalan. Masing-masing panjang 4 meter dan lebar 2,5 meter, fasilitas listrik 24 jam yang berasal dari jaringan Penerangan Jalan Umum  (PJU). Waktu berdagang mulai pukul 17.00 WIB dilengkapi denagn mobil urinoir,”terang Hervy.

Hervy, mengatakan ke 48 PKL yang tergabung dalam Paleksa Jaya yang akan direlokasi. Dengan rincin 31 PKL menempati Jl. HOS Cokroaminoto dan 17 PKL di Jl. Dr. Setia Budi.

Di tempat relokasi sementara, Hervy meminta PKL untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak meninggalkan sampah dan mengatur rapi lapak dan dagangan.

Terkait masih berlangsungnya PPKM, Hervy juga meminta para PKL untuk menjaga protkes dan memprioritaskan untuk melayani dengan layanan online bekerja sama dengan provider pesan antar makanan.

“Sementara untuk teknis penentuan lapak masing-masing PKL, kita serahkan kepada paguyuban untuk menentukan,” jelasnya.

Kepala DPUPR Kota Tegal Sugiyanto mengatakan Jl. HOS Cokroaminoto selain strategis berjualan juga dekat dengan Jl. Ahmad Yani dan dilengkapi dengan fasilitas listrik untuk berjualan selama 23 jam.

Sugiyanto juga menawarkan kepada PKL, bagi yang membutuhkan kendaraan untuk mengangkut gerobak dan barang dagangan, pihaknya siap membantu. Ia pun menampik isu ditutupnya Jl. Ahmad Yani selama proses penataan.

“Selama penataan, Jalan Ahmad Yani tidak ditutup. Aktivitas kendaraan bisa lewat setiap hari dan pedagang di Pasar Pagi bisa berjualan dan pembeli bisa berbelanja. Hanya ada sedikit gangguan karena ada material,” terang Sugianto.

Pemborong, menurut Sugianto, menaruh material di tempat yang tidak mengganggu toko dan pedagang berjualan.

“Jadi jangan sampai ada pemahaman jalan ditutup total,” ungkap Sugiyanto yang menyebut penataan dilaksanakan sesuai kontrak dimulai Senin 6 September-24 Desember 2021,” ujarnya.

Lebih lanjut Sugiato mengatakan penataan Jalan Ahmad Yani malahan akan menguntungkan warga Kota Tegal. Bagi pemilik toko di Jalan Ahmad Yani trotoar akan menjadi lebar walaupun jalan dipersempit karena nantinya satu arah.

“Tidak ada perubahan hanya perubahan disain saja dengan trotoar yang lebar 2,5 meter kanan kiri untuk berjualan. Samping jalan ada pedesterian, sepanjangan jalan juga diberio trotoar. Akan lebih cantik, lebih indah dan ramai,” kata Sugiyanto.

Kasatpol PP Kota Tegal Hartoto mengatakan terkait penataan Jalan Ahmad Yani, terhadap PKL Pemkot sudah memberikan solusi.

“Pemkot sudah member perhatian dan ada jalan bagi PKL beraktivitas. Paleska Jaya sudah siap mendukung program Pemkot untuk revitalisasi Jl. Ahmad Yani. Saya berharap tidak ada masalah lagi dan berharap pekerjaan segera dilaksanakan,” ungkap Hartoto.

Ketua Paleksa Jaya Slamet Riyadi menyerahkan pembagian lapak kepada anggota paguyuban. Namun ada beberapa lapak yang diminta dipindah karena adanya toko yang buka sampai malam hari.

“Ada dua atau empat titik yang minta digeser kearah barat,” pinta Yadi panggilan akrab Slamet Riyadi.

Sementara salah satu PKL, Jefri (37) meminta agar Pemkot dan keamanan dapat menjamin keamanan para PKL ketika berjualan di tempat relokasi sementara. 

“Kita dukung pembangunan proyek Malioboro Tegal tapi juga keamanan kita dijamin,” pinta pedagang tahu aci itu. Permintaan Jefri pun disanggupi oleh Plt. Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kota Tegal bersama Kepala Satpol PP yang juga mengajak Polri untuk menjamin keamanan PKL berdagang di kedua tempat relokasi.

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

error: Content is protected !!