Ketua IDI Kota Tegal Minta Masyarakat Jangan Abaikan Prokes

Vimanews-TEGAL-Masyakarat dinilai salah mengartikan new normal yang sempat digaungkan pemerintah dan mengabaikan protokol kesehatan. Sehingga perlu terus diberikan edukasi.

Hal tersebut disampaikan Ketua IDI Kota Tegal, Said Baraba kepada sejumlah awak media, Sabtu (14/11/2020) di ruang praktek rumahnya.

Said Baraba menjelaskan, peningkatan jumlah kasus Covid-19 menjadi keprihatinan pihaknya.

“Masyarakat mungkin salah dalam mengartikan istilah new normal. Dianggapnya sudah bebas,” ujar Said.

Padahal arti sebenarnya new normal adalah menerapkan kebiasaan-kebiasaan baru dalam aktivitas sehari-hari, seperti memakai masker.

“Dulu orang pakai masker mungkin ditertawakan, sekarang orang yang tidak pakai masker itulah yang harus ditertawakan,” tandasnya.

Karena masyarakat abai, imbuhnya, muncul kasus-kasus baru.

“Kita lihat banyak kerumunan, pesta perkawinan, pertemuan pertemuan tanpa protokol kesehatan. Sehingga jumlah kasus bertambah banyak,” bebernya.

Dalam beberapa minggu terakhir, kata Said, jumlah kasus Covid-19 di Kota Tegal terus meningkat.

“Banyak pasien yang keluhannya hanya mual, muntah, ternyata positif Covid-19. Beberapa hari lalu, dari 10 pasien yang saya periksa, 8 positif,”ungkap Said.

Lebih lanjut Said meminta masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas.

“Jangan lupa memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta menghindari kerumunan,” pungkasnya.(Vita)

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

error: Content is protected !!