Kejaksaan Negeri Kota Tegal Bentuk Satuan Tugas Tindak Pidana Korupsi

Vimanews-TEGAL-Mempercepat proses dan penanganan laporan adanya tindak pidana korupsi yang merugikan negara, Kejaksaan Negeri Kota Tegal membentuk Satuan Tugas Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Kepala Kejari Kota Tegal, Jasri Umar mengatakan Satgas Tipikor tersebut dibentuk per Januari 2021 dan langsung mulai menidaklanjuti laporan laporan yang masuk.

“Satgas Tipikor, kita bentuk menjadi tiga tim dengan 17 personel,” jelas Jasri kepada sejumlah wartawan, Selasa (12/1/2021) Siang.

Menurut Jasri, satgas tersebut dibentuk untuk menindaklanjuti adanya laporan masyarakat mengenai dugaan korupsi yang merugikan negara.

Satgas serupa, kata Jasri, pernah ia bentuk saat menjadi Kejari Sekayu Sumatera Selatan dan Kejari Purworejo.

Enam bulan menjabat Kepala Kejari Kota Tegal, ia menganalisa sejumlah persoalan. Salah satunya melambatnya progres tindak pidana khusus (Pidsus) karena keterbatasan personel kejaksaan.

Dan per januari 2021 telah ada empat laporan tindak pidana korupsi yang masuk dan telah dilakukan penyelidikan.

“Laporan yang diterima, tidak semata mata langsung divonis begitu saja. Namun, Satgas akan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah,” ujarnya.

Mulai dari proses telaah hingga penyelidikan, apakah nantinya laporan tersebut dapat dinaikkan menjadi penyidikan.

Sementara itu, Kasi Pidana Khusus Kejari Kota Tegal, Agung BS mengungkapkan, dari empat laporan yang diterima telah dilakukan penyelidikan dan pekan depan pihaknya mulai melakukan pemanggilan.

Sejumlah kriteria laporan yang bisa diberikan pelapor yakni diduga merugikan keuangan negara, melakukan suatu perbuatan dengan berbagai macam, atau berpotensi dan terdapat kesalahan administratif.

“Tentunya dengan disertai bukti yang cukup kuat,” ujar Agung.

Adapun Satgas Tipikor terdiri dari Kasi Pidsus Agung B, Kasubag Bin Yoanes Kardianto, Kasi Intelejen Ali Mukhtar, Kasi Pidum Indra Abdi Perkasa, Kasi Datun Widya Hari serta Kasi Pengelolaan BB dan BR, Kautsar DN. (ROSVITA/VN-01)

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

error: Content is protected !!