Keenam Calon Sekda Kota Tegal Ikuti Seleksi Manajerial Dan Sosio Kultural

Vimanews-SEMARANG-Setelah lolos seleksi administrasi enam orang peserta seleksi terbuka dan kompetitif Pengisian Jabatan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kota Tegal mengikuti uji kompetensi manajerial dan sosio Kultural di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Tengah, Rabu (27/11/19).

Keenam peserta yang mengikuti seleksi terbuka dan kompetitif pada tahap penilaian kompetensi yaitu Johardi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal, Irkar Yuswan Apendi, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kota Tegal.

Kemudian, Joko Sukur Baharudin, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tegal, Nurhayati, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tegal, Bajari Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Tegal, dan Dra. Suspriyanti Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Tegal.

Uji Kompetensi Manajerial dan Sosio Kultural ini dibuka oleh Kepala BKD Provinsi Jawa Tengah Wisnu Zaroh, M.Si, dan dihadiri oleh Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono, Wakil Walikota Tegal Muhammad Jumadi, Pj. Sekda Kota Tegal Imam Badarudin, para Asisten, Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Tegal.

Termasuk Ketua Pansel Achmad Rofa’i, Sekretaris Pansel Yayat Hidayat Amir, dan tiga anggota Pansel lainnya yakni Roby Setiadi, Burhan Eko Purwato, dan Tuhana.

Walikota mengatakan poses seleksi jabatan pimpinan tinggi (JPT) Sekretaris Daerah Kota Tegal, secara terbuka dan kompetitif ini, telah mendapatkan rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

“Ini akan menjadi tonggak awal bagi kami, Walikota dan Wakil Walikota Tegal untuk melaksanakan amanat reformasi birokrasi dalam melaksanakan pemerintahan yang berdedikasi menuju Kota Tegal yang bersih,  demokratis,  disiplin dan inovatif sebagai perwujudan tata kelola pemerintah yang baik dan bersih,”ujarnya.

Tim Pansel, kata Walikota, diharapkan bisa memberikan ujian dan dapat menunjukkan calon sekda yang berkualitas dan bukan orang yang memiliki permasalahan hukum.

“Jangan sampai setelah diangkat dipilih nanti orangnya masalah. Jangan sampai nanti salah memilih orang. Oleh karena itu rekam jejak penting, harus steril, harus benar,” ungkap Walikota.

Dengan dipilihnya Sekda definitif hasil seleksi terbuka ini, Walikota juga mengharapkan nanti di tahun depan, sudah tidak ada lagi Plt-Plt.

“Tahun depan sudah 100 persen sampai ke struktural dibawahnya harus lengkap,” ungkap Dedy Yon.

Sementara itu, Kepala BKD Provinsi Jawa Tengah Wisnu Zaroh, dalam sambutannya mengatakan sesuai dengan Perman PANRB No. 38 Tahun 2011 tentang Standart Kompetensi ASN ada 9 kompetensi untuk uji kompetensi manajerial dan sosio kultural.

Kesembilan kompetensi itu antara lain kompetensi sosio kultural, kompetensi kerja sama, kompetensi lisan, kompetensi orientasi pada hasil, kompetensi pelayanan publik, pengembangan orang lain, mengelola perubahan, pengambilan keputusan, perekat bangsa.

“Peserta tetap bersemangat untuk mengikuti uji kompetensi sampai esok hari, dengan mencermati dan menyelesaikan materi sebaik-baiknya,” pesan Wisnu.

Uji Kompetensi ini diketuai oleh Tim Uji yaitu Sukardi, yang juga Kanit penilaian Kompetensi ASN BKD Provinsi Jawa Tengah dibantu SDM Aparatur sebanyak lima orang assesor dan satu petugas administrasi untuk memandu, mengamati dan mendokumentasikan hasil pengamatan.

Sukardi mengatakan materi yang diujikan antara lain wawancara, in basket atau diskusi, leaderless group discusion, dan proposal writing. Setelah dilaksanakan uji kompetensi, maka hasil uji tersebut harus mengumumkan hasilnya paling lambat tanggal 1 Desember 2019 sesuai dengan jadwal yang telah disusun.

“Kami akan menyusun laporan secara keseluruhan maupun perorangan mengenai profil kompetensi dan narasi singkatnya, serta kesimpulan,” jelasnya.


You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply