Gebrakan Awal Tahun 2020, Polres Tegal Kota Ringkus 4 Pelaku Narkoba

Vimanews-TEGAL-Gebrakan awal tahun 2020 dilakukan jajaran Satresnarkoba Polres Tegal Kota yang dalam waktu 11 hari berhasil meringkus empat orang pelaku penyalahgunaan narkoba.

Keempat pelaku yang berhasil diringkus yaitu Tio alias Simot (37) warga Desa Pesarean, Adiwerna, Kabupaten Tegal, Darsono alias Kopral (37) warga Wonosari, Pekalongan, Purwanto alias Gento warga Desa Klegen, Kabupaten Pemalang dan Devi Rosita (26) warga Kelurahan Randusari, Semarang.

Kapolres Tegal.Kota AKBP Siti Rondhijah menjelaskan Pelaku Tio dan Darsono merupakan penjual dan pembeli sabu.Tio ini beli sabu ke Darsono. Tio ditangkap di Jalan Martoloyo, Jumat (3/1/2020).

“Saat dilakukan pengeledahan, anggota menemukan satu paket sabu seberat 0,65 gram di sela-sela helmnya,” terang Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah, dalam Press Conference, Senin (13/1/2020) Sore di Lobby Mapolres.

Dari keterangan Tio, kata Kapolres, petugas berhasil mengamankan Darsono yang ditangkap di Pekalongan, Senin (6/1/2020). Ia mengaku hanya menjadi perantara dengan diberi keuntungan Rp50.000 setiap transaksi.

Kemudian di hari Selasa (7/1/2020) tim Satnarkoba kembali berhasil meringkus Purwanto alias Gento seorang residivis narkoba warga Comal Pemalang.

Purwanto pada tahun 2013 ditangkap Polres Pemalang karena terlibat narkoba jenis ganja dan baru saja mengakhiri masa tahanan November 2018.

“Purwanto ditangkap karena kedapatan membawa delapan paket sabu siap edar, di Jalan Mayjend Sutoyo, Kota Tegal,” jelas Rondhi sapaan akrab Kapolres Tegal Kota.

Menurut Kapolres, Purwanyo alias Gento mengaku hanya sebagai kuda atau kurir yang diberi upah Rp 300.000 setiap mengirimkan barang tersebut.

Selain itu, lanjut Kapolres, tim Satnarkoba Polres Tegal Kota juga berhasil mengamankan Devi Rosita (26), seorang kurir yang hendak mengirimkan sabu ke Lapas Kelas II B Tegal, Sabtu (11/1/2020).

“Ia dari Semarang naik kereta api menuju Kota Tegal,” ujarnya.

Devi yang hendak membesuk Napi di kota Tegal, sampai di Stasiun Kota Tegal, Devi dititipi barang (bungkus kopi Good Day) dari seseorang. Ternyata, barang bungkusan kopi tersebut di dalamnya berisi sabu.

Pada saat menjenguk di Lapas, Devi digeledah oleh petugas wanita. Saat digeledah itulah petugas mencurigai benjolan di bagian kelamin.

“Devi bilangnya lagi datang bulan. Pas digeledah, ditemukan bungkusan kopi yang berisi dabu,” katany.

Atas perbuatannya, keempat pelaku diancam dengan pasal yang berbeda dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Sementara itu, Kapolres juga mengapresiasi kerja keras tim Satnarkoba Polres Tegal Kota. Menurutnya, ini torehan yang bagus di awal tahun 2020.

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

error: Content is protected !!