DKP2P Kota Tegal Pantau Daging Sapi dan Ayam Di Pasar Tradisional

Vimanews-TEGAL-Dinas Kelautan Perikanan, Pertanian dan Pangan Kota Tegal menjamin kesehatan daging yang dijual di wilayahnya dengan secara rutin melakukan pengecekan di Pasar Pasar di Tradisional dan Modern.

Hal tersebut disampaikan Kepala bidang Peternakan DKP2PKota Tegal Heru Prasetyo, Kamis (9/5/19) usai melakukan pengecekan Daging di Pasar Tradisional Kota Tegal.

“Selama Ramadhan ini dalam satu minggu kita ada dua kali kegiatan pantauan jadi sebulan delapan kali ke pasar pasar tradisional dan modern. Kita mengandeng pihak Kepolisian, Disperindag dan Satpol PP,”terang Heru.

Kegiatan ini dilakukan untuk menjamin bahan pangan dari hewan ini ASUH (Aman, Sehat, Utuh, Halal).

“Edukasi kita tidak hanya ke pedagang tapi juga kepada konsumen supaya cerdas pintar dalam memilih bahan dari ternak daging khususnya daging ayam, daging sapi dan ada daging kerbau,”ungkapnya.

Sementara itu Kasi Keswan dan Kesmavet pada DKP2P Kota Tegal drh Liza A. Purwandani menjelaskan dari hasil pemeriksaan daging di 4 pasar tradisional hari ini daging ayam dan daging sapi dari pengamatan makroskopis atau penampakan kasat mata, kekenyalan, warna dan bau aromatis semuanya normal.

“Jadi tidak ada sesuatu yang daging busuk, ayam tireng tidak ditemukan. Hanya tadi ada daging yang dipotong kemarin jadi sudah es esan, namun masih layak d konsumsi. Secara keseluruhan pemeriksaan hari ini daging dan ayam di pasar Kejambon, Kaladawa, Randugunting dan Bandung, aman di konsumsi,”ujarnya.

Daging membidiknya langsung ke konsumen cara memilih hati itu yang mulus jangan yang bopeng bopeng takutnya ada cacing pita, daging juga jangan yang basah karena dikhawatirkan daging glongongan.

“Untuk ayampun harus jeli, ke pemotongan ungas itu motongnya juga harus benar jadi jangan hanya golong sedikit diujung pisau saja, itu tidak halal. Karena syarat pemotongan yang halal itu harus terpotong tiga urat, vena, arteri dan saraf,”pungkasnya.

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply