Dewi Aryani Ajak Kepala Daerah Bersama Atasi Gizi Buruk

Vimanews-TEGAL-Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dewi Aryani, melakukan kunjungan ke Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal, Selasa (28/7/2020).

Dewi Aryani dalam kunjunga tersebut didampingi Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tegal Edy Suripno, Ketua BMI Kota Tegal Ratna Edy Suripno, Camat Tegal Timur dan jajaran Forkopimcam Kelurahan Tegal Timur.

Kegiatan kunjungan Dewi Aryani dikemas dalam bentuk dialog dengan puluhan orang tua balita gizi buruk dan diskusi bersama puluhan kader relawan kesehatan kelurahan panggung.

Usai kegiatan kepada sejumlah awak media, Dewi mengatakan di Daerah Pilihan Jateng IX, Kab brebes Kab tegal dan Kota Tegal, gizi buruk jumlahnya banyak.

Stunting, kata Dewi, juga tinggi terutama di Brebes hampir 16 ribu. Bahkan ada satu desa 70 anak.

“Khusus Kota Tegal saya surprise, saya pikir kota Tegal yang lebih baik daripada Kab tegal dan Brebes. Ternyata cukup banyak juga anak-anak yang gizi buru,” ungkap Dewi.

Di Kecamantan Tegal Timur saja, sambungnya, sekitar 150 orang yang terdata dengan kondisi gizi yang‎ kurang baik atau gizi buruk, dengan sebagian kecil dari keluarga mampu, sebagian besar dari keluarga yang tidak mampu.

“Maka ini jadi perhatian saya selalu Komisi IX. Dan kebetulan pada saat pak Menteri hadir di Jateng IX, kami sepakat untuk segara menangani kematian ibu dan anak dan juga stunting ini,” ujarnya.

Lebih lanjut Dewi mengatakan, dalam waktu dekat akan melakukan konsolidasi kira kira bantuan apa, program apa yang bisa digelontorkan ke Tegal, Brebes dan kota tegal.

“Upaya ini, tidak maksimal kalau tidak ada dukungan Kepala Daerah,” tandasnya.

Menurutnya, kolaborasi yang baik adalah DPR RI dan kepala daerah bekerja bersama segera menyelesaikan ini. Karena, anak-anak bukan soal kesehatannya saja, tapi mereka juga aset bangsa.

“Keberlangsungan bangsa ini tergantung bagaimana membawa anak-anak kita dalam kondisi sehat, pendidikan baik serta akhlak baik,”ujarnya.

Sementara itu, Camat Tegal Timur Zaenal Ali Mukti membenarkan bahwa jumlah gizi buruk diwilayahnua mencapai 150 an orang.

Sebagian besar, kata Zaenal, ada di kelurahan panggung dan mintaragen.

“Kami telah berupaya melakukan penanganan gizi buruk tersebut setiap bulan dengan kegiatan posyandu, dijemput bola, diperiksa kesehatan dan pemberian tambahan gizi,”tukasnya.

Dalam kesempatam tersebut, Dewi Aryani juga memberikan bantuan sembako dan tambahan gizi bagi para balita.


You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

error: Content is protected !!