Dedy-Jumadi Akan Berkolaborasi Wujudkan Kota Tegal Menjadi Kota Cerdas

Vimanews-JAKARTA-Program Ranting Kota Cerdas Indoneaia (RKCI) merupakan tantangan untuk Kota Tegal melayani masyarakat dengan cerdas.

Hal itu disampaikan Wakil Walikota Tegal Muhammad Jumadi usai menghadiri pembukaan Program Riset dan rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI), di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (12/7/19).

Jumadi mengatakan sebagaimana yang telah disampaikan pada pembukaan RKCI bahwa kota/kabupaten di Indonesia didorong untuk menjadi kota yang cerdas.

“Tadi dikatakan selain smart city, juga ada smart people, smart goverment, dan yang tak kalah pentingnya yakni pemimpin yang cerdas,” tutur Jumadi.

Maka untuk mewujudkan itu, Jumadi bersama Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono akan berkolaborasi dan siap mewujudkan Kota Tegal menjadi kota cerdas.

“Saya dengan Walikota, punya semangat yang sama. Pagi hari ini saya akan melaporkan kepada beliau tentang apa langkah-langkah yang harus dilakukan. Dengan begitu, target menghadirkan real smart city di Kota Tegal pada tahun 2021 dapat terwujud,” jelasnya.

Sementara Deputi II Bidang Kajian dan Pengelolaan Program Prioritas Yanuar Nugroho, Ph.D, mengatakan bahwa Kantor Staff Presiden (KSP) mengharapkan kota-kota di Indonesia menjadi kota yang semakin maju.

Tentu maju bukan karena memiliki teknologi yang maju, namun makin dekat dengan warganya, warga semakin puas dan terbangun kepercayaan.

“Kami mendorong Kota Tegal ikut terlibat, terpentiing tadi mengubah proses bisnis, dan teknologi yang sangat membantu dan utamanya ketersediaan data,”kata Yanuar.

Dalam kesempatan yang sama, Guru Besar Institut Teknologi Bandung Prof. Dr. Ir. Suhono Harso Supangkat, M.Eng mengatakan bahwa kota cerdas ini merupakan riset bagaimana kota memahami pergerakan menuju  kota yang diharapkan dan dibanggakan.

“Bagaimana ¬†perubahan fisik menjadi lebih baik seperti apa yang dicitak-citakan. Aman nyaman dan sejahtera itu sudah jelas untuk memahami bagaaimana kelemahan-kelemahan sehingga apa yang dijanjikan dalam kampanye bisa tercapai,” ungkap Suhono.

Suhono yang mengaku pernah datang ke Kota Tegal, mengatakan meskipun baru menjabat selama tiga bulan, Walikota dan Wakil Walikota Tegal menginginkan kota yang tertata.

“Membereskan lokasi yang kecil kemudian besar. Kita lhat lima tahun mendatang Kota Tegal akan berubah menjadi kota yang diidam-idamkan warganya,”ujar Sahono optimis.

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply