Curi Uang Rp 45 Juta Lewat M-Banking, Teknisi HP Diringkus Polisi

Vimanews-TEGAL-Seorang teknisi parabola yang juga bekerja freelance sebagai teknisi ponsel diringkus Unit Reserse dan kriminal Polsek Tegal Barat Resor Tegal Kota, Selasa (17/3/2020).

Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah dalam Press Conferance ungkap kasus menjelaskan Elman Romeno (37) warga jalan Layang Kota Tegal, diduga melakukan tindak pidana pencurian melalui m-banking milik Erdiyanto.

“Pencurian sebanyak Rp 45 juta dilakukan saat korban meminta tolong tersangka untuk meng-upgrade ponsel,” terang Kapolres di Mapolres Tegal Kota, Kamis (19/3/2020) Siang.

Awalnya, Kata Kapolres, korban meminta tersangka untuk meng-upgrade handphone.

Saat itu, tersangka melihat foto nomer pin m-banking dan nomer rekening korban di album foto.

Oleh tersangka nomer pin dan nomer rekening korban diingat-ingat.

Kemudian, Senin (27/1/2020) pukul 15.15 WIB, korban memanggil tersangka untuk menjelaskan cara mengoperasionalkan aplikasi di handphonenya.

“Saat itu menjadi kesempatan tersangka. Ia mencoba- coba untuk mentransfer Rp 20 juta ke rekening temannya, tanpa sepengetahuan korban,” ungkap Kapolres.

Kejadianpun berlanjut sebulan kemudian, Selasa (25/2/2020), korban kembali mendatangi tersangka untuk memperbaiki handphone-nya.

“Namun saat itu, korban belum menyadarinya dan merasa aman, tersangka kembali mentransfer uang Rp 25 juta dari m-banking korban,” kata Rondhi sapaan akrab Kapolres Tegal Kota.

Korban, sambungnya, mengetahui uang ditabungannya dicuri saat mencetak riwayat transaksi di sebuah bank di Jalan Hang Tuah Kota Tegal, pada Selasa (10/3/2020).

“Saat korban nge-print buku tabungannya, ketahuan bahwa ada transaksi dua kali dengan jumlah total 45 juta. Sementara ia tidak merasa melakukan transaksi tersebut,” terangnya.

Uang tersebut, menurut Rondhi, oleh tersangka dibelikan 1 unit TV Led ukuran 32 inci merek Polytron 1 unit salon aktif TV, dan 1 unit salon aktif merek Polytron.

“Barang tersebut, telah diamankan pihak Polsek Tegal Barat beserta sisa uang Rp 3 juta sebagai barang bukti,”ujar Rondhi.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 362 KUHP junto Pasal 64 KUHP. Ancaman hukumannya lima tahun penjara.

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply