Belum Berijin, Gojek Mulai Diprotes

Vimanews-TEGAL-Gojek angkutan roda dua berbasis aplikasi yang mulai menjamur di Kota Tegal dan sekitarnya mulai diprotes oleh awak angkutan umum. Melalui Organisasi Angkutan Darat (organda) mereka siap menggelar aksi demo sebagai bentuk perlawanan terhadap angkutan berbasis aplikasi on line.

 

“Banyak keluhan yang masuk pada kami. Sudah dua pekan ini para awak angkutan umum mengeluh soal pendapatan pasca ramainya Gojek,” ungkap Ketua Organda Kota Tegal, Popo,Senin (24/7/17).

 

Pihaknya, lanjut Popo, juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Kepolisian soal keberadaan Gojek. Dan ternyata Gojek yang saat ini menjamur belum mengantongi ijin.

 

“Tolong jangan benturkan rakyat kecil dengan rakyat kecil. Sopir angkutan dan sopir gojek juga orang kecil. Sementara perusahaan Gojek kan besar. Jadi, kami berharap Pemkot Tegal bisa segera mengatasi soal transportasi berbasis aplikasi on line ini,” ujarnya.

 

Lebih lanjut Popo menambahkan bahwa dalam waktu dekat ini, rekan-rekan dari awak angkutan umum akan menggelar aksi demo. Mereka akan menuntut ketegasan dari Pemerintah soal menjamurnya Gojek yang dinilai bebas mencari penumpang.

 

“Saya yakin, ketika Gojek ini tidak ada yang protes pasti nanti akan muncul Gocar. Dan tentunya ini akan mematikan perekonomian masyarakat lokal,” tegas Popo.

 

Karenannya, Organda juga meminta ketegasan kepada dinas terkait untuk bisa menindak tegas terhadap angkutan yang belum jelas perijinannnya.

 

Sementara Plt Dinas Perhubungan Johardi menjelaskan bahwa gojek di kota Tegal belum ada ijinya. “Gojek belum diatur oleh kemenhub. Yang sudah diatur angkutan umum roda 4,” jelasnya.

 

Namun demikian, meski belum ada perijinannya Dishub hingga kini belum melakukan tindakan.Sehingga, saat ini para awak angkutan umum resmi pun siap-siap menggelar aksi demo. Demo akan digelar sebagai bentuk protes terhadap pemerintah yang dinilai pembiaran.

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply